Program Studi Budidaya Perairan Universitas Dayanu Ikhsanuddin berhasil mempertahankan akreditasi Baik Sekali, berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 7928/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/X/2025, prodi ini resmi mempertahankan akreditasi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).Status akreditasi tersebut berlaku sejak 15 Oktober 2025 hingga 6 Mei 2030. Keberhasilan mempertahankan peringkat “Baik Sekali” ini menjadi bukti konsistensi Prodi Budidaya Perairan dalam menjaga mutu akademik, tata kelola, dan layanan pendidikan kepada mahasiswa.Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L. M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam proses akreditasi ini. Kami sangat mengapresiasi kerja keras dosen, tenaga kependidikan, dan tim penyusun borang yang dengan penuh dedikasi berhasil mempertahankan akreditasi Baik Sekali. Ini menunjukkan bahwa Prodi Budidaya Perairan memiliki komitmen kuat terhadap kualitas dan perbaikan berkelanjutan,” ujar Rektor.Hal senada disampaikan oleh Dekan Fakultas Perikanan, Supasman Emu, S.P., M.P., yang turut bangga atas capaian tersebut. Mempertahankan akreditasi di tingkat yang sama bukan hal mudah. Dibutuhkan kerja sama, kedisiplinan, dan semangat tinggi dari seluruh tim. Kami berharap ke depan, Prodi Budidaya Perairan bisa terus berkembang dan siap menuju akreditasi unggul,” ungkapnya.Prestasi ini menunjukkan bahwa Fakultas Perikanan Unidayan terus berkomitmen menjaga kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing di bidang perikanan dan kelautan.Download File Akreditasi Prodi Budidaya Perairan disini#UnidayanBaubau #FakultasPerikananUnidayan #BudidayaPerairanUnidayan #AkreditasiBaikSekali #BANPT
SelengkapnyaBaubau, 16–17 Oktober 2025 — Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU.) menyambut langsung kunjungan dua tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik) dalam rangka asesmen lapangan Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Unidayan.Visitasi yang dilaksanakan di ruang rapat Program Studi Teknik Pertambangan ini menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T. dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Dr. Muhammad Ramli, S.T., M.T. dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.Kegiatan asesmen lapangan ini berlangsung selama dua hari, mulai 16 dan 17 Oktober 2025, dengan berbagai agenda, antara lain sesi pembukaan, konfirmasi data dengan pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS), pemeriksaan dokumen pendukung, peninjauan fasilitas laboratorium dan ruang dosen, hingga pertemuan dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan.Dalam sambutannya, Rektor Unidayan menyampaikan apresiasi kepada tim asesor serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses akreditasi. Beliau berharap kegiatan ini dapat memberikan umpan balik konstruktif untuk peningkatan mutu akademik dan pengelolaan Program Studi Teknik Pertambangan.“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi sebuah proses pembelajaran institusional untuk terus memperkuat kualitas pendidikan tinggi,” ujar Rektor.Sementara itu, kedua asesor menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan tim akreditasi dan komitmen Unidayan dalam mengembangkan program studi berbasis kualitas dan relevansi terhadap kebutuhan dunia kerja.Kegiatan visitasi diakhiri dengan sesi wrap-up dan penandatanganan berita acara hasil asesmen lapangan, disertai penyampaian rekomendasi oleh tim asesor kepada pimpinan universitas dan fakultas.Melalui proses ini, diharapkan Program Studi Teknik Pertambangan Unidayan dapat memperoleh hasil akreditasi yang maksimal serta menjadi salah satu program unggulan yang mampu berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia di bidang pertambangan di wilayah Kepulauan Buton dan sekitarnya#Unidayan #UniversitasDayanuIkhsanuddin #FakultasTeknikUnidayan #TeknikPertambanganUnidayan #VisitasiAkreditasi #AkreditasiLAMTEKNIK #LAMTEKNIK #AsesmenLapangan #AkreditasiPerguruanTinggi #KampusUnggul
SelengkapnyaUniversitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) resmi memperkuat kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Baubau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai integrasi layanan Virtual Account (VA) untuk sistem pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).Penandatanganan yang berlangsung di Aula Rektorat Unidayan pada Jumat, 10 Oktober 2025 ini dilakukan oleh Rektor Unidayan, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU, dan Pemimpin Cabang BRI BO Baubau, Achmad Haris Fadhila. Kerja sama ini juga melibatkan PT Ondemand Multi Solusindo sebagai penyedia layanan digital.Melalui sistem pembayaran berbasis Virtual Account, mahasiswa kini dapat melunasi UKT secara praktis melalui berbagai E-Channel BRI, seperti BRImo, ATM, maupun Agen BRILink, tanpa perlu mengantre di bank. Inovasi ini memberikan kemudahan khususnya bagi mahasiswa yang berdomisili di luar Kota Baubau atau di wilayah kepulauan.Rektor Unidayan, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, menyampaikan bahwa penerapan layanan digital ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mewujudkan transformasi layanan akademik yang modern, efisien, dan berorientasi pada kemudahan mahasiswa.Sementara itu, Pemimpin Cabang BRI BO Baubau, Achmad Haris Fadhila, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan UNIDAYAN kepada BRI. Ia berharap sinergi ini dapat terus berkembang dan menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan sektor pendidikan tinggi di wilayah Sulawesi Tenggara.Kerja sama antara Unidayan dan BRI sejatinya telah terjalin sejak lama, meliputi berbagai bidang layanan keuangan, mulai dari pembayaran gaji pegawai hingga fasilitas Kredit Briguna bagi dosen dan tenaga kependidikan. Integrasi Virtual Account menjadi langkah baru yang memperkuat kolaborasi tersebut dalam mendukung digitalisasi kampus dan kemudahan transaksi keuangan bagi seluruh civitas akademika Unidayan.
Selengkapnya