Baubau, 10 Agustus 2026 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) bagi mahasiswa calon guru. Kegiatan yang berlangsung di Baruga La Ode Malim Unidayan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke lingkungan sekolah mitra.Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Unidayan, Prof. Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memberikan sambutan dan membuka kegiatan PLP secara resmi.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Rayon Kota Baubau, Mastuti, S.Pd., M.Pd., Dekan FKIP Unidayan, para Ketua Program Studi, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan FKIP Unidayan.Dalam sambutannya, Mastuti, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi mahasiswa sebelum melaksanakan praktik lapangan di sekolah. Menurutnya, kegiatan PLP merupakan tahapan penting bagi mahasiswa kependidikan untuk mengenal secara langsung berbagai dinamika yang terdapat di lingkungan persekolahan.Persiapan tersebut diharapkan dapat membekali mahasiswa agar mampu menjalankan tugas dengan baik sekaligus membangun kompetensi sebagai calon tenaga pendidik yang unggul, profesional, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia pendidikan.Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah serah terima mahasiswa PLP secara simbolis dari Universitas Dayanu Ikhsanuddin kepada Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Rayon Kota Baubau.Serah terima ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan PLP bagi mahasiswa FKIP Unidayan di sejumlah sekolah mitra. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung mengenai proses pembelajaran, pengelolaan kelas, administrasi sekolah, serta berbagai aktivitas pendidikan lainnya.Pelaksanaan PLP diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya dalam aspek pedagogik, manajerial, sosial, dan profesional, sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja sebagai tenaga pendidik.Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Unidayan, Prof. Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa PLP merupakan kesempatan strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh selama mengikuti proses pembelajaran di perguruan tinggi.PLP adalah kesempatan emas bagi calon guru untuk mempraktikkan ilmu yang sudah diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus menambah wawasan baru di lapangan. Kami berharap mahasiswa dapat belajar dan berkontribusi dengan baik di sekolah mitra,” ungkapnya.Ia juga berharap mahasiswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PLP dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, serta membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pihak sekolah.Melalui pelaksanaan PLP, FKIP Unidayan terus berupaya memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih kontekstual kepada mahasiswa. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk calon guru yang tidak hanya menguasai teori kependidikan, tetapi juga memiliki kemampuan praktis, karakter profesional, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia pendidikan.Kegiatan PLP ini sekaligus memperkuat sinergi antara Universitas Dayanu Ikhsanuddin dengan sekolah-sekolah mitra dan pemangku kepentingan pendidikan di Kota Baubau, dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.
SelengkapnyaBaubau – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Bakti Sosial di Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, pada 4–6 Agustus 2026.Kegiatan yang mengusung tema "Aksi Nyata Bersinergi dan Berdaya Bersama Masyarakat Desa Banabungi" tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama proses perkuliahan melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan mahasiswa oleh Kepala Desa Banabungi, La Ode Mursalim Patu, di Aula Kantor Desa Banabungi. Kegiatan tersebut turut didampingi oleh dosen pembimbing lapangan, yaitu La Ode Zulfikar Hibali, S.I.P., M.Si., dan La Ode Dwiyan Pramono Darmin, S.I.P., M.Si.Ketua panitia, Windi Wulandari, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran sekaligus bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat."Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pelaksanaan program kerja organisasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal," ujarnya.Menurutnya, terdapat beberapa agenda utama yang dilaksanakan, antara lain kerja bakti bersama masyarakat, sosialisasi Program Studi Ilmu Administrasi Negara di MAN 1 Buton, serta seminar kewirausahaan yang membahas pemanfaatan hasil laut menjadi produk bernilai ekonomi.Salah satu program unggulan dalam kegiatan tersebut adalah pelatihan pengolahan ikan menjadi kerupuk amplang. Program ini dipilih karena sebagian besar masyarakat Desa Banabungi berprofesi sebagai nelayan sehingga potensi sumber daya laut dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan.Sementara itu, dosen pendamping lapangan, La Ode Dwiyan Pramono Darmin, S.I.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter mahasiswa.Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kepedulian sosial serta kemampuan untuk menerapkan pengetahuan akademik dalam kehidupan bermasyarakat."Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan untuk mengajarkan, melainkan membangun kolaborasi dan saling belajar. Masyarakat memiliki pengalaman yang sangat berharga, sedangkan mahasiswa membawa pendekatan ilmiah yang dapat dipadukan untuk menghasilkan solusi yang bermanfaat," tuturnya.Ia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Desa Banabungi selama kegiatan berlangsung.Di sisi lain, Kepala Desa Banabungi, La Ode Mursalim Patu, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.Menurutnya, kehadiran mahasiswa dapat menjadi energi positif bagi masyarakat, terutama dalam mendorong peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, mahasiswa dan masyarakat terlihat aktif berpartisipasi dalam setiap agenda yang telah disusun. Selain memperoleh pengalaman baru, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung berbagai kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, HMPS Ilmu Administrasi Negara FISIP Unidayan kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang berorientasi pada penguatan kapasitas masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
SelengkapnyaUniversitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) gelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Diferensiasi Misi Universitas Dayanu Ikhsanuddin sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas institusi sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat regional, nasional, dan global.Kegiatan yang berlangsung di Baruga La Ode Malim, Kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin, ini menjadi langkah strategis universitas dalam melakukan penajaman terhadap visi, misi, tujuan, serta sasaran institusi guna mewujudkan arah pengembangan universitas pada masa mendatang.Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L. M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam membangun tata kelola pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Melalui forum tersebut, Unidayan menghadirkan berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, unsur yayasan, pimpinan universitas, kalangan akademisi, alumni, hingga perwakilan dunia usaha dan dunia industri.Beberapa pihak yang turut diundang dalam kegiatan tersebut antara lain Wali Kota Baubau, Bupati Buton, Bupati Buton Tengah, Bupati Buton Selatan, Bupati Buton Utara, Bupati Wakatobi, Bupati Bombana, Bupati Muna, dan Bupati Muna Barat. Selain itu, jajaran pimpinan Universitas Dayanu Ikhsanuddin, perwakilan dosen, alumni, serta sejumlah tokoh masyarakat dan mitra strategis universitas juga akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.FGD ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai gagasan, masukan, dan rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi landasan dalam memperkuat keunggulan kompetitif Universitas Dayanu Ikhsanuddin di tengah persaingan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Melalui kegiatan ini, Universitas Dayanu Ikhsanuddin kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di wilayah Kepulauan Buton dan Sulawesi Tenggara.
Selengkapnya