Baubau, 27 April 2026 - Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) bekerja sama dengan Ngabila Care sukses melaksanakan kegiatan Vaksinasi Dosis I yang berlangsung pada tanggal 25 – 26 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat umum.Kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Aula Gedung Kedokteran ini menjadi bagian dari kontribusi Unidayan dalam mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah Kepulauan Buton dan Sulawesi Tenggara.Dekan FKM Dr. Rininta Andriani, M.Kes., menjelaskan bahwa usia remaja dan dewasa sangat efektif untuk meklakukan pencegahan dini menangani kanker serviks yang pada wanita diusia lanjut. Selain iu, adanya HPV vaksinasi juga akan menghambat pertumbuhan sel kanker yang diakibatkan dari hubungan seksual ketika sudah menikah. “Menurut kami pencegahan lebih dini sangat efektif dilakukan, ketimbang kita mengobati kanker yang baru terdeteksi,” ungkapnya.Adanya pencegahan dengan melakukan HPV Vaksinasi, menurut Rininta juga sangat membantu pemerintah untuk memberikan fasilitas kesehatan berupa penanganan kanker serviks di masyarakat. “Pemerintah dalam hal ini akan dimudahkan, yakni dengan adanya generasi muda yang sehat harapannya angka terkena kanker akan menurun,” tambahnya.Selama dua hari pelaksanaan, tenaga kesehatan dari Ngabila Care memberikan pelayanan profesional mulai dari proses registrasi, skrining kesehatan, pelaksanaan vaksinasi, hingga observasi pasca-vaksin. Dukungan panitia serta partisipasi aktif peserta menjadikan kegiatan berjalan efektif sesuai standar pelayanan kesehatan.Pihak universitas menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga kesehatan Ngabila Care, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan vaksinasi ini. Melalui kegiatan ini, Unidayan menunjukkan komitmennya tidak hanya sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kesehatan masyarakat di wilayah Kepulauan Buton dan sekitarnya, melalui berbagai program kesehatan berkelanjutan, Unidayan juga akan terus menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi swasta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat serta kesiapan akan hadirnya Fakultas Kedokteran di Unidayan.Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan vaksinasi tahap pertama, kegiatan Vaksinasi HPV Dosis II dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 30 - 31 Mei 2026 di lingkungan Unidayan. Peserta yang telah menerima vaksin dosis pertama diimbau untuk mengikuti vaksinasi lanjutan sesuai jadwal yang telah ditetapkan guna memperoleh perlindungan optimal.Baca juga berita penting lainnya:MAHASISWA SOSIOLOGI FISIP UNIDAYAN RAIH BEASISWA IQRO DARI KOMANG FOUNDATIONDUKUNG KAWASAN TANPA ROKOK, UNIDAYAN PERKUAT KEBIJAKAN INTERNAL KAMPUS
SelengkapnyaBaubau, 27 April 2026 - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan). Cahaya Andini, mahasiswa Semester II Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unidayan, berhasil meraih Beasiswa Iqro yang diselenggarakan oleh Komang Foundation dan didanai oleh Raim La Ode.Beasiswa Iqro merupakan program pengembangan pendidikan yang ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dan memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan diri serta kontribusi sosial di masyarakat. Program ini diikuti oleh ratusan pendaftar dari berbagai perguruan tinggi.Tercatat sebanyak 600 peserta mengikuti proses seleksi administrasi. Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, hanya 33 peserta yang dinyatakan lolos ke tahap wawancara. Dari jumlah tersebut, panitia akhirnya menetapkan 10 orang penerima beasiswa, termasuk Cahaya Andini sebagai salah satu penerima terpilih.Keberhasilan ini menjadi bukti kualitas mahasiswa Unidayan yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menunjukkan komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa untuk aktif meraih peluang pengembangan akademik dan nonakademik.Pihak Program Studi Sosiologi FISIP Unidayan menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, prestasi akademik, serta kontribusi sosial di tengah masyarakat.Melalui pencapaian ini, Universitas Dayanu Ikhsanuddin terus menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang melahirkan mahasiswa unggul, berdaya saing, dan siap memberikan dampak positif bagi bangsa dan daerah.Baca juga berita:UNIDAYAN BERSAMA NGABILA CARE SUKSES GELAR VAKSINASI HPV DOSIS I
SelengkapnyaUniversitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menunjukkan komitmennya dalam mendukung implementasi Peraturan Daerah Kota Baubau Nomor 4 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) melalui penyelenggaraan Rapat Senat Universitas yang secara resmi menetapkan Nomenklatur Kampus Tanpa Rokok di lingkungan Unidayan. Rapat Senat tersebut dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan institusi dalam melakukan breakdown kebijakan pemerintah daerah ke dalam kebijakan internal kampus guna menciptakan lingkungan akademik yang sehat, nyaman, dan bebas asap rokok.Kegiatan rapat dibuka oleh Sekretaris Senat Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Prof. Dr. Andi Tendri, M.Si., yang dalam pengantarnya menyampaikan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pelopor budaya hidup sehat serta agen perubahan sosial di masyarakat.Selanjutnya, Rapat Senat secara resmi dipimpin dan dibuka oleh Ketua Senat Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., serta dihadiri oleh seluruh anggota senat di lingkup Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Dalam forum tersebut, disepakati penetapan nomenklatur Kampus Tanpa Rokok sebagai langkah strategis Unidayan dalam mendukung kebijakan Kawasan Tanpa Rokok Kota Baubau sekaligus memperkuat citra kampus sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap kesehatan sivitas akademika dan lingkungan.Penetapan ini diharapkan menjadi dasar implementasi berbagai kebijakan turunan, termasuk pengaturan area bebas rokok, edukasi kesehatan, serta pengawasan bersama di lingkungan kampus. Melalui kebijakan ini, Universitas Dayanu Ikhsanuddin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang akademik yang sehat, produktif, dan kondusif bagi seluruh sivitas akademika.
Selengkapnya