Baubau – Lembaga Pengembangan Pembelajaran, Penjaminan Mutu, dan Layanan Karier (LP3MLK) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan Sharing Session bertajuk "From Campus to Career: Menyusun Peta Karier, Membangun Kompetensi, dan Menemukan Arah Profesional Lulusan Universitas Dayanu Ikhsanuddin" di Baruga La Ode Malim, Kota Baubau, Kamis (2/7/2026).Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam mempersiapkan calon lulusan agar memiliki daya saing tinggi melalui penguatan kompetensi, pengembangan soft skills, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan dunia usaha yang semakin kompetitif dan dinamis.Ketua Panitia, La Ode Ismail Djabaru, S.I.P., M.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sharing Session menjadi salah satu bentuk layanan karier yang diberikan LP3MLK kepada calon wisudawan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan, motivasi, dan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya perencanaan karier sejak dini sebagai bekal memasuki dunia profesional.Sementara itu, Kepala LP3MLK Unidayan, Dr. Rosnani Said, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk menjembatani transisi mahasiswa dari dunia akademik menuju dunia kerja. Menurutnya, keberhasilan lulusan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan non-akademik, seperti sikap profesional, etika kerja, kemampuan beradaptasi, keterampilan komunikasi, serta keberanian dalam memanfaatkan peluang yang ada."Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang siap bersaing, mampu beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata di dunia kerja maupun masyarakat," ungkapnya.Kegiatan Sharing Session secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. H. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, pembekalan menjelang kelulusan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan Universitas Dayanu Ikhsanuddin.Pada sesi materi, peserta memperoleh wawasan dari Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, Dra. Siti Amalia Abibu, M.Si., yang membahas pentingnya menyusun perencanaan karier, meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, serta membangun kesiapan menghadapi persaingan di era yang terus berkembang. Ia juga mendorong para calon lulusan untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui penguasaan keterampilan, pengalaman organisasi, serta pembelajaran sepanjang hayat agar mampu bersaing di pasar kerja.Materi berikutnya disampaikan oleh Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Rahadian Triaji, bersama Hari Baku, Ekonom Yunior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara. Keduanya memaparkan materi bertajuk "Sosialisasi Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara 2026", yang mengulas perkembangan ekonomi regional, peluang dan tantangan ekonomi ke depan, serta pentingnya peran generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inovasi, kewirausahaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Agus Salim selaku moderator, yang mengarahkan jalannya diskusi sehingga berlangsung interaktif dan komunikatif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, khususnya pada sesi tanya jawab yang membahas strategi mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, membangun pola pikir profesional, meningkatkan kompetensi, serta memanfaatkan berbagai peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.Melalui kegiatan ini, LP3MLK Universitas Dayanu Ikhsanuddin berharap para calon wisudawan tidak hanya memiliki bekal akademik yang memadai, tetapi juga mampu menyusun peta karier yang jelas, mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, serta menjadi lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi komitmen Unidayan dalam mendukung program Diktisaintek Berdampak melalui penguatan kualitas lulusan yang berdaya saing dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.Baca Juga Berita:FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN TINGKATKAN DAYA SAING LULUSAN MELALUI PELATIHAN SOFT SKILL DAN LAYANAN KARIERMAHASISWA FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN RAIH JUARA 1 LOMBA POSTER SEMINAR INTERNASIONAL6 MAHASISWA BUDIDAYA PERAIRAN UNIDAYAN MAGANG DI JEPANG, PERKUAT LANGKAH MENUJU KAMPUS BEREPUTASI INTERNASIONAL
SelengkapnyaBaubau, 30 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Soft Skill Angkatan XIII dan Layanan Karier ke-X Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Baruga La Ode Malim, Kota Baubau, Selasa (30/6/2026).Mengangkat tema "Edukasi, Informasi, dan Public Speaking: Membangun Edukator Kesehatan yang Efektif, Percaya Diri, dan Berdaya Saing," kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembekalan bagi mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Gizi yang telah mengikuti prosesi yudisium sebelum memasuki dunia kerja.Pelatihan dirancang untuk memperkuat kompetensi nonakademik mahasiswa melalui berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Peserta memperoleh pembelajaran mengenai teknik penyusunan curriculum vitae (CV) yang profesional, strategi menghadapi wawancara kerja, pemahaman mengenai peluang dan kebutuhan tenaga kesehatan, peningkatan kemampuan public speaking, serta layanan konseling karier sebagai sarana perencanaan karier yang lebih terarah.Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unidayan, Dr. Rininta Andriani, S.Sos., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian fakultas dalam mempersiapkan lulusan agar mampu beradaptasi dengan tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.Menurutnya, pembekalan ini menjadi langkah akhir yang diberikan fakultas kepada mahasiswa sebelum resmi menyandang status alumni. Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti setiap sesi secara optimal sebagai bekal menghadapi proses rekrutmen dan pengembangan karier di masa mendatang.Dr. Rininta menegaskan bahwa keberhasilan lulusan saat ini tidak hanya ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, kemampuan berkolaborasi, serta keterampilan interpersonal lainnya yang menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor pekerjaan."Soft skill, khususnya kemampuan berbicara di depan umum, menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki lulusan. Dunia kerja membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menyampaikan gagasan secara efektif, bekerja sama dalam tim, dan memiliki kepercayaan diri dalam menjalankan profesinya," jelasnya.Selain memperoleh materi pelatihan, mahasiswa juga mengikuti sesi layanan konseling karier yang bertujuan membantu peserta mengenali potensi diri, memahami minat dan bakat, serta menyusun rencana karier yang selaras dengan kompetensi yang dimiliki.Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan sebagai bekal untuk menghadapi dinamika dunia kerja, khususnya di bidang kesehatan yang terus mengalami perkembangan.Pada kesempatan tersebut, Dr. Rininta turut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, narasumber, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia menegaskan bahwa Pelatihan Soft Skill dan Layanan Karier merupakan agenda rutin FKM Unidayan sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif, profesional, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Dr. Rininta Andriani, S.Sos., M.Kes membawakan materi tentang Public Speaking, sementara Dahmar, SKM., M.Kes menyampaikan materi mengenai teknik melamar pekerjaan, strategi sukses menghadapi wawancara, serta penyusunan CV dan surat lamaran kerja.Sementara itu, H. Djainuddin Ishak, S.Si., Apt., M.Si dari Dinas Kesehatan Kota Baubau memberikan materi mengenai prospek karier tenaga kesehatan sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ditutup dengan sesi layanan konseling karier yang memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam menyusun perencanaan karier secara lebih matang.Melalui pelaksanaan Pelatihan Soft Skill Angkatan XIII dan Layanan Karier ke-X ini, FKM Universitas Dayanu Ikhsanuddin kembali menegaskan perannya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap bersaing, beradaptasi, dan berkontribusi secara profesional di dunia kerja.Baca Juga Berita:FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN YUDISIUM 46 MAHASISWA, LULUSKAN ANGKATAN PERDANA PROGRAM STUDI GIZIMAHASISWA FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN RAIH JUARA 1 LOMBA POSTER SEMINAR INTERNASIONAL6 MAHASISWA BUDIDAYA PERAIRAN UNIDAYAN MAGANG DI JEPANG, PERKUAT LANGKAH MENUJU KAMPUS BEREPUTASI INTERNASIONAL
SelengkapnyaBaubau, 29 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan Yudisium Angkatan XXVII sebagai penanda berakhirnya proses akademik bagi 46 mahasiswa yang telah dinyatakan lulus. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Zenith Baubau tersebut menjadi momentum penting bagi para calon wisudawan sebelum mengikuti prosesi wisuda tingkat universitas.Sebanyak 46 peserta yudisium terdiri atas 35 mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat dan 11 mahasiswa Program Studi Gizi. Pelaksanaan yudisium dihadiri oleh Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dr. Rininta Andriani, S.Sos., M.Kes., Wakil Dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga mahasiswa.Dalam sambutannya, Rektor Unidayan menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di jenjang sarjana. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.Ia menegaskan bahwa lulusan bidang kesehatan memiliki tanggung jawab besar dalam menjawab berbagai persoalan kesehatan yang terus berkembang. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu mengedepankan profesionalisme, integritas, inovasi, serta semangat pengabdian dalam setiap bidang pekerjaan yang akan dijalani.Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dr. Rininta Andriani, S.Sos., M.Kes., menyampaikan bahwa yudisium tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa bagi fakultas. Selain mengukuhkan Sarjana Kesehatan Masyarakat Angkatan XXVII, FKM Unidayan juga berhasil meluluskan angkatan pertama Program Studi Gizi sejak program studi tersebut dibuka.Menurutnya, kehadiran lulusan Program Studi Gizi menjadi kontribusi nyata FKM Unidayan dalam mendukung pembangunan kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan berbagai permasalahan gizi seperti stunting, anemia, obesitas, serta tantangan gizi pada setiap tahap kehidupan masyarakat.Ia juga berpesan agar para lulusan tidak hanya mengandalkan kompetensi akademik, tetapi mampu membangun karakter sebagai tenaga kesehatan yang berintegritas, beretika, memiliki kepedulian sosial, mampu berkomunikasi secara efektif, bekerja sama dalam tim, serta terus mengembangkan kompetensi melalui pembelajaran sepanjang hayat.Pada kesempatan tersebut, Rektor Unidayan turut memberikan apresiasi atas perkembangan Fakultas Kesehatan Masyarakat yang dinilai semakin menunjukkan kualitasnya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.Adapun 35 lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat berasal dari berbagai peminatan, yakni Administrasi Kebijakan Kesehatan sebanyak 11 orang, Kesehatan Lingkungan tujuh orang, Epidemiologi delapan orang, Promosi Kesehatan satu orang, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja delapan orang. Sementara itu, sebanyak 11 mahasiswa Program Studi Gizi menjadi lulusan perdana yang menorehkan sejarah baru bagi FKM Unidayan.Prosesi yudisium berlangsung dalam suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari pimpinan fakultas, dosen, serta keluarga kepada para lulusan, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan.Melalui penyelenggaraan Yudisium Angkatan XXVII ini, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing, serta siap memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di tingkat daerah maupun nasional.Baca Juga Berita:MAHASISWA FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN RAIH JUARA 1 LOMBA POSTER SEMINAR INTERNASIONAL6 MAHASISWA BUDIDAYA PERAIRAN UNIDAYAN MAGANG DI JEPANG, PERKUAT LANGKAH MENUJU KAMPUS BEREPUTASI INTERNASIONALLERIN UNIDAYAN GELAR PEMUTARAN FILM DOKUMENTER KOCIKA DAN DISKUSI BUDAYA CIA-CIA, RATUSAN MAHASISWA ANTUSIAS
Selengkapnya