Baubau, 30 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Soft Skill Angkatan XIII dan Layanan Karier ke-X Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Baruga La Ode Malim, Kota Baubau, Selasa (30/6/2026).
Mengangkat tema "Edukasi, Informasi, dan Public Speaking: Membangun Edukator Kesehatan yang Efektif, Percaya Diri, dan Berdaya Saing," kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembekalan bagi mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Gizi yang telah mengikuti prosesi yudisium sebelum memasuki dunia kerja.
Pelatihan dirancang untuk memperkuat kompetensi nonakademik mahasiswa melalui berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Peserta memperoleh pembelajaran mengenai teknik penyusunan curriculum vitae (CV) yang profesional, strategi menghadapi wawancara kerja, pemahaman mengenai peluang dan kebutuhan tenaga kesehatan, peningkatan kemampuan public speaking, serta layanan konseling karier sebagai sarana perencanaan karier yang lebih terarah.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unidayan, Dr. Rininta Andriani, S.Sos., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian fakultas dalam mempersiapkan lulusan agar mampu beradaptasi dengan tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Menurutnya, pembekalan ini menjadi langkah akhir yang diberikan fakultas kepada mahasiswa sebelum resmi menyandang status alumni. Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti setiap sesi secara optimal sebagai bekal menghadapi proses rekrutmen dan pengembangan karier di masa mendatang.
Dr. Rininta menegaskan bahwa keberhasilan lulusan saat ini tidak hanya ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, kemampuan berkolaborasi, serta keterampilan interpersonal lainnya yang menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor pekerjaan.
"Soft skill, khususnya kemampuan berbicara di depan umum, menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki lulusan. Dunia kerja membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menyampaikan gagasan secara efektif, bekerja sama dalam tim, dan memiliki kepercayaan diri dalam menjalankan profesinya," jelasnya.

Selain memperoleh materi pelatihan, mahasiswa juga mengikuti sesi layanan konseling karier yang bertujuan membantu peserta mengenali potensi diri, memahami minat dan bakat, serta menyusun rencana karier yang selaras dengan kompetensi yang dimiliki.
Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan sebagai bekal untuk menghadapi dinamika dunia kerja, khususnya di bidang kesehatan yang terus mengalami perkembangan.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Rininta turut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, narasumber, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia menegaskan bahwa Pelatihan Soft Skill dan Layanan Karier merupakan agenda rutin FKM Unidayan sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif, profesional, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.
Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Dr. Rininta Andriani, S.Sos., M.Kes membawakan materi tentang Public Speaking, sementara Dahmar, SKM., M.Kes menyampaikan materi mengenai teknik melamar pekerjaan, strategi sukses menghadapi wawancara, serta penyusunan CV dan surat lamaran kerja.
Sementara itu, H. Djainuddin Ishak, S.Si., Apt., M.Si dari Dinas Kesehatan Kota Baubau memberikan materi mengenai prospek karier tenaga kesehatan sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ditutup dengan sesi layanan konseling karier yang memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam menyusun perencanaan karier secara lebih matang.

Melalui pelaksanaan Pelatihan Soft Skill Angkatan XIII dan Layanan Karier ke-X ini, FKM Universitas Dayanu Ikhsanuddin kembali menegaskan perannya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap bersaing, beradaptasi, dan berkontribusi secara profesional di dunia kerja.
Baca Juga Berita: