Buton Selatan, 21 Oktober 2024 – Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., I.P.U., bersama tim supervisi, melaksanakan kegiatan supervisi terhadap program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan X di beberapa desa di Kecamatan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan. Kegiatan supervisi ini dilaksanakan pada hari Senin, 21 Oktober 2024, dengan tujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program KKN yang diikuti oleh mahasiswa Unidayan di Desa Amoali, Katempe, Lalole, Lamaninggara, Mbanua, Mokobeau, Molona, dan Watampura.Rombongan supervisi yang dipimpin oleh Rektor Unidayan ini terdiri dari berbagai anggota tim, termasuk Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat, Ir. Tamar Mustari, M.S., Wakil Rektor Bidang Administrasi, Keuangan dan SDM, Wa Ode Zamrud, S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Teknik, Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., Dr. Wa Ode Zulia Prihatini, S.T., M.T., Dianti Afrilia, S.Pd., M.Pd., dan Wa Ode Vitaria Al Rasyid, S.T., M.T. Dalam kunjungannya, tim supervisi melakukan dialog langsung dengan mahasiswa peserta KKN dan masyarakat setempat untuk mendapatkan informasi mengenai dampak dan manfaat dari program yang telah dilaksanakan.Dalam sambutannya, Rektor Unidayan menekankan bahwa kegiatan KKN tematik merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wahana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah. Kami berharap program ini dapat berkontribusi positif bagi pembangunan masyarakat di daerah ini," ungkap beliau.Selama supervisi, mahasiswa mempresentasikan berbagai proyek yang telah dilaksanakan, mulai dari kegiatan sosial, edukasi, hingga pengembangan potensi lokal. Diharapkan, hasil dari program KKN ini dapat memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang ada di masyarakat serta memperkuat hubungan antara universitas dan komunitas lokal.Kegiatan supervisi ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk terus berperan aktif dalam pengembangan masyarakat melalui program-program pengabdian yang berbasis pada kebutuhan lokal. Dengan adanya supervisi ini, diharapkan kualitas pelaksanaan KKN dapat terus ditingkatkan untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
SelengkapnyaBaubau, 18 Oktober 2024 – Setelah sebelumnya diumumkan pada tanggal 4 Oktober 2024, Paduka Yang Mulia, Ir. H.LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., resmi dilantik sebagai Sultan Buton Ke-41 melalui prosesi adat Bulilingina Pau yang digelar pada hari Jumat, 18 Oktober 2024. Pelantikan ini menjadi momen bersejarah dalam kelangsungan Kesultanan Buton, yang telah menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Buton.Acara pelantikan yang dihadiri oleh berbagai tokoh adat, pejabat daerah, dan masyarakat luas ini berlangsung dengan khidmat di pusat Kesultanan Buton. Prosesi adat Bulilingina Pau, yang merupakan salah satu ritual sakral dalam adat Buton, menandai peralihan kepemimpinan Sultan Buton. Prosesi ini dipimpin langsung oleh para pemuka adat dan tokoh masyarakat Kesultanan Buton, memastikan bahwa setiap tahapan pelantikan dilakukan sesuai dengan tradisi yang telah diwariskan turun-temurun.PYM.Ir. H.LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, telah lama dikenal sebagai tokoh akademik dan pemimpin yang berpengaruh di Baubau dan sekitarnya. Penunjukan beliau sebagai Sultan Buton Ke-41 oleh Lembaga Adat Kesultanan Buton pada awal Oktober lalu mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, baik di lingkungan akademik maupun masyarakat umum. Dengan pelantikan ini, beliau diharapkan dapat membawa Kesultanan Buton ke arah yang lebih progresif sambil tetap menjaga nilai-nilai adat dan tradisi yang telah menjadi ciri khas kesultanan tersebut.Pelantikan ini menambah babak baru dalam sejarah panjang Kesultanan Buton yang telah menjadi salah satu pusat kebudayaan dan agama di Sulawesi Tenggara. Peran Sultan Buton dalam kehidupan masyarakat tidak hanya sebatas simbol adat, tetapi juga sebagai pemimpin yang berfungsi sebagai penjaga moral dan budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Buton.Dengan dilantiknya Sultan Buton Ke-41, diharapkan dapat membawa semangat baru dalam upaya pelestarian nilai-nilai adat dan pengembangan kebudayaan Buton di Nusantara ini.
SelengkapnyaRektor Unidayan, Ir. LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU, dan Segenap Sivitas Akademik Universitas Dayanu Ikhsanuddin Mengucapkan Dirgahayu Kota Baubau yang ke-483 dan ke-23 sebagai daerah otonom.Kota Baubau, sebagai salah satu pusat kebudayaan dan pendidikan di Sulawesi Tenggara, telah memainkan peran penting dalam memajukan masyarakat dan membangun sumber daya manusia yang unggul. Universitas Dayanu Ikhsanuddin dengan bangga menjadi bagian dari perjalanan panjang ini, turut serta dalam mengembangkan kualitas pendidikan dan menjawab tantangan global.Semoga di usia ini, Kota Baubau semakin maju, sejahtera, dan terus menjadi kota yang berdaya saing tinggi di berbagai sektor. Dalam dunia akademik, kami berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat terus terjaga, demi mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berkompeten, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian untuk bangsa dan negara.Mari kita bersama-sama membangun Baubau sebagai kota yang berdaya, dengan inovasi dan sinergi dalam membentuk masa depan yang gemilang.
Selengkapnya