Aula Teknik Mesin, 23 Juni 2025 – Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Dayanu Ikhsanuddin melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan Re-Akreditasi yang dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi eksternal guna menilai dan menjamin mutu pendidikan tinggi sesuai standar nasional dan internasional.Asesmen lapangan dilaksanakan oleh dua asesor LAM Teknik, yaitu:Prof. Dr. Ir. Rustan Tarakka, S.T., M.T.Prof. Dr. Eng. Ir. A. Ali Alhamidi, S.T., M.T.Pembukaan kegiatan berlangsung di Aula Fakultas Teknik UNIDAYAN dan dihadiri oleh Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., I.P.U., yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan asesmen lapangan.Turut hadir dalam kegiatan ini:Wakil Rektor I: Prof. Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd.Wakil Rektor II: Wa Ode Zamrud, S.H., M.Hum.Wakil Rektor III: La Baride, S.T., M.T.Wakil Rektor IV: Dr. Syamsul Una, S.Pd., M.Pd.Ketua LP3MLK: Dr. Rosnani Said, M.Si.Ketua LeRin: Dr. La Ode Syaiful Islamy, H., M.Si.Ketua LPM: Ir. Tamar Mustari, M.S.Dekan Fakultas Teknik: Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., beserta jajaran wakil dekanKetua Program Studi Teknik Mesin: La Ode Asman Muriman, S.T., M.T., beserta seluruh dosen dan tenaga kependidikan Program Studi Teknik Mesin.Rangkaian kegiatan pembukaan diawali dengan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta sambutan dari para asesor dan pimpinan universitas. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan pentingnya proses asesmen sebagai upaya evaluatif dan strategis dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi."Asesmen lapangan ini merupakan bagian penting dalam mendorong budaya mutu dan tata kelola yang lebih baik, khususnya dalam pengembangan Program Studi Teknik Mesin ke depan," ujar Rektor.Pelaksanaan asesmen ini diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif untuk peningkatan kualitas akademik, serta menjadi landasan dalam mencapai akreditasi terbaik yang mendukung daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.
SelengkapnyaUnidayan, 23 Juni 2025 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin menyelenggarakan Workshop Kurikulum Program Studi Gizi dengan menghadirkan narasumber dari Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI), Prof.Dr.Ir. Budi Setiawan, MS. dan Fahmy A. Tsani, M.Sc., RD. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat penyusunan kurikulum yang adaptif dan selaras dengan kebutuhan zaman serta standar nasional pendidikan tinggi bidang gizi.Workshop ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 23 hingga 24 Juni 2025, dengan rangkaian kegiatan yang difokuskan pada pembahasan struktur kurikulum, Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran (VMTS) Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unidayan. Selama dua hari tersebut, para peserta mengikuti sesi diskusi intensif dan penyusunan rancangan kurikulum yang dipandu langsung oleh narasumber dari AIPGI.Workshop secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penyusunan kurikulum berbasis capaian pembelajaran dan kebutuhan masyarakat. Beliau juga menyampaikan dukungan penuh universitas terhadap penguatan akademik di lingkungan FKM, khususnya Prodi Gizi yang merupakan salah satu program studi strategis dalam menjawab isu kesehatan masyarakat.Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dr. Rininta Andriani, M.Kes., yang menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari langkah evaluasi dan pengembangan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Outcome-Based Education (OBE).Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Keuangan, dan SDM, Wa Ode Zamrud, S.H., M.Hum., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan akademik ini sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di bidang kesehatan.Selama workshop, narasumber memberikan berbagai masukan substantif terkait tren ilmu gizi terkini, standar kompetensi lulusan, serta penguatan integrasi antara mata kuliah teori dan praktik lapangan. Peserta workshop terdiri dari dosen-dosen Prodi Gizi dan tim pengembang kurikulum FKM Unidayan.Melalui kegiatan ini, diharapkan kurikulum Prodi Gizi Unidayan dapat semakin kontekstual, kompetitif, dan mampu mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi di dunia kerja maupun dalam mendukung program-program kesehatan nasional.
SelengkapnyaUnidayan, 16 Juni 2025 — Salah satu dosen Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Bapak Dr. Darmawan Wiridin, S.H., M.H., berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Hukum dengan predikat Yudisium Pujian (Cumlaude). Gelar ini diperoleh melalui Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.Sidang promosi ini diuji oleh sepuluh penguji, yaitu: Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, MM, CMA, CPA (Ketua) Prof. Dr. Slamet Suhartono, S.H., M.H. (Anggota) Dr. Syofyan Hadi, S.H., M.H. (Anggota) Prof. Dr. Made Warka, S.H., M.Hum. (Anggota) Dr. Endang Prasetyawati, S.H., M.Hum. (Anggota) Dr. Yovita Arie Mangesti, S.H., M.H. (Anggota) Dr. Tomy Michael, S.H., M.H. (Anggota) Prof. Dr. Prasetijo Rijadi, S.H., M.Hum. (Anggota) Prof. Dr. Siti Mujanah, M.BA. (Anggota) Dr. Tri Pramesti, MS. (Anggota)Dalam kurun waktu 3 tahun, Dr. Darmawan berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dengan sangat memuaskan. Adapun judul disertasi yang diangkat adalah: “Konstruksi Pemilihan Kepala Daerah Asimetris di Indonesia.”Dalam pernyataannya, Dr. Darmawan mengungkapkan rasa syukur dan harapannya:"Mengucapkan syukur alhamdulillah kepada Allah atas kemudahan yang telah diberikan, sehingga bisa menyelesaikan studi ini dengan tepat waktu selama 3 tahun dengan nilai yang sangat memuaskan (Cumlaude).”Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa disertasinya diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan kebijakan Pilkada di Indonesia:“Harapannya ke depan, dengan lahirnya disertasi saya ini dapat memberikan sumbangan pemikiran dan ide agar pemerintah dan DPR segera melakukan revisi UU Pilkada dengan memasukkan model Pilkada Asimetris. Yaitu, dengan tiga model pemilihan kepala daerah: pilkada langsung, lewat DPRD, dan penunjukan. Bukan secara simetris atau seragam di seluruh daerah di Indonesia. Artinya, sudah seharusnya negara memberikan kesempatan kepada daerah-daerah untuk menentukan model pilkada yang dikehendaki sesuai dengan keadaan dan kultur masing-masing. Dengan demikian, harapannya dapat meminimalisir politik uang, transaksional politik, dan konflik horizontal di tengah masyarakat.”Menanggapi capaian tersebut, Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat:"Kami atas nama pimpinan Universitas Dayanu Ikhsanuddin menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak Dr. Darmawan Wiridin atas gelar doktor yang telah diraih. Ini adalah kebanggaan bagi institusi, dan kami berharap pencapaian ini semakin memperkuat kapasitas akademik, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu hukum dan kebijakan publik di Indonesia.”Capaian ini menjadi sumber kebanggaan dan inspirasi, tidak hanya bagi yang bersangkutan, tetapi juga bagi sivitas akademika Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia pendidikan dan pembangunan bangsa.Selamat & Sukses atas diraihnya Gelar Doktor oleh Bapak Dr. Darmawan Wiridin, S.H., M.H. dengan predikat Yudisium Pujian (Cumlaude). Semoga ilmu dan pencapaian ini membawa keberkahan serta memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan, hukum, dan masyarakat.
Selengkapnya