Aula Gedung FKM, 28 Juni 2025 — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan tema “K3 Sectoral Informal” di Aula Gedung FKM Unidayan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Yahya Thamrin, SKM., M.Kes., MOHS., Ph.D., Ketua Program Studi Magister Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3 Kesmas) sekaligus Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar.Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Rasmuin, dan dihadiri oleh Dekan FKM Unidayan, Dr. Rininta Andriani, M.Kes., jajaran dosen, serta mahasiswa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Gizi.Dalam kuliahnya, Prof. Yahya Thamrin menekankan pentingnya penerapan prinsip K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) di sektor informal, yang selama ini sering terabaikan dalam skema perlindungan tenaga kerja. Ia mengajak civitas akademika untuk lebih peduli dan terlibat aktif dalam edukasi serta advokasi K3, khususnya bagi pekerja sektor nonformal yang rentan terhadap risiko kerja.“Mahasiswa Kesehatan Masyarakat perlu memiliki wawasan dan kepedulian terhadap kondisi kerja di sektor informal. Ini adalah tantangan sekaligus peluang kontribusi keilmuan di masyarakat,” ujar Prof. Yahya dalam paparannya.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FKM Unidayan dalam memperluas wawasan akademik mahasiswa dan mendorong keterlibatan aktif dalam isu-isu kesehatan masyarakat yang relevan secara kontekstual. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berlangsung selama sesi tanya jawab.Dekan FKM Unidayan, Dr. Rininta Andriyani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan kompetensi lulusan FKM Unidayan.
SelengkapnyaBaruga La Ode Malim, 25 Juni 2025 – Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menggelar kegiatan Evaluasi dan Pendampingan Pelaksanaan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang difasilitasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Muh. Tahir Hamzah, S.T., M.M., Penelaah Teknik Kebijakan dari LLDIKTI Wilayah IX, yang memberikan panduan strategis dan teknis terkait pelaksanaan RPL di lingkungan perguruan tinggi.Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan Unidayan, Direktur Pascasarjana, para dekan, Ketua LP3MLK, Kepala BAAKPKSI, para ketua program studi, Gugus Penjaminan Mutu (GPM), asesor dan operator RPL, serta tenaga kependidikan lingkup program studi.Tim LLDIKTI Wilayah IX menyampaikan pentingnya pelaksanaan RPL sebagai bentuk pengakuan terhadap pengalaman belajar dan kerja seseorang yang diperoleh di luar pendidikan formal. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses RPL di Unidayan berjalan sesuai dengan pedoman dan standar nasional pendidikan tinggi.Selama sesi evaluasi, berbagai aspek penting dibahas, termasuk mekanisme asesmen, peran asesor, kesiapan dokumen pendukung, serta integrasi sistem pelaporan akademik. Kegiatan ini juga menjadi momentum reflektif bagi Unidayan dalam memperkuat implementasi RPL, khususnya dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan fleksibel.Melalui kegiatan ini, Universitas Dayanu Ikhsanuddin menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta menjadi bagian aktif dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengakuan pembelajaran non-formal dan informal melalui skema RPL.
SelengkapnyaMalang, 23 Juni 2025 – Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Brawijaya (UB) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung secara resmi pada hari ini. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., dan Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi Unidayan, Dr. Syamsul Una, S.Pd., M.Pd.Penandatanganan MoU ini menandai awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam berbagai bidang, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam sambutannya, kedua pimpinan universitas menekankan pentingnya sinergi antar perguruan tinggi dalam membangun kualitas pendidikan tinggi yang responsif terhadap tantangan zaman.Ruang lingkup kerja sama ini mencakup: Pendidikan Penelitian Pengabdian kepada masyarakat Peningkatan kualitas sumber daya manusia Pengelolaan perguruan tinggi Serta bidang lain yang disepakati kedua belah pihak. Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Sistem Informasi Unidayan, Dr. Syamsul Una, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari langkah strategis Unidayan dalam meningkatkan kapasitas institusi melalui kolaborasi dengan universitas unggulan nasional. “Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai komitmen bersama dalam membangun mutu pendidikan tinggi, memperkuat jejaring akademik, serta mengembangkan potensi dosen dan mahasiswa,” ungkapnya.Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, mengapresiasi inisiatif Unidayan dan menyatakan kesiapan UB untuk mendukung berbagai program kolaboratif yang akan dirancang dalam waktu dekat. Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan masyarakat dan peningkatan kualitas SDM di kawasan Timur Indonesia. Dengan ditandatanganinya MoU ini, diharapkan implementasi kegiatan nyata seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, riset kolaboratif, pelatihan bersama, serta program pengabdian lintas kampus dapat segera dijalankan.
Selengkapnya