Baubau – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Dayanu Ikhsanuddin mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sebagai pelaksana Program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD MBI) Tahun 2026. Melalui program tersebut, PBI Unidayan akan melaksanakan pelatihan bagi 43 guru sekolah dasar yang berasal dari tiga kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, yakni Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Selatan, dan Kabupaten Wakatobi.
Kepercayaan tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Bantuan Pemerintah Program PKGSD MBI yang dilaksanakan melalui kegiatan Koordinasi dan Penandatanganan PKS oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), melalui Direktorat Guru Pendidikan Dasar, pada 4–6 November 2026 di Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, Universitas Dayanu Ikhsanuddin diwakili oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Baharudin, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Rektor Unidayan.

Program ini menjangkau 43 guru dari 43 sekolah dasar sasaran yang tersebar di tiga kabupaten. Wilayah pelaksanaannya meliputi Kecamatan Pasarwajo dan Kapontori di Kabupaten Buton, Kecamatan Sampolawa di Kabupaten Buton Selatan, serta Kecamatan Wangi-Wangi di Kabupaten Wakatobi. Dalam pelaksanaannya, PBI Unidayan mengelola empat klaster pelatihan yang diperuntukkan bagi guru kelas III sekolah dasar.
Program PKGSD MBI diarahkan untuk memperkuat kompetensi guru sekolah dasar, khususnya guru kelas yang tidak memiliki latar belakang pendidikan Bahasa Inggris, agar memiliki kesiapan dalam memperkenalkan dasar-dasar Bahasa Inggris kepada peserta didik. Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan mampu mengembangkan proses pembelajaran yang efektif, komunikatif, dan menyenangkan sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik sekolah dasar.

Secara nasional, Program PKGSD MBI merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempersiapkan tenaga pendidik untuk mendukung penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar mulai Tahun Ajaran 2027/2028, khususnya bagi peserta didik kelas III SD. Keterlibatan perguruan tinggi melalui program studi Pendidikan Bahasa Inggris menjadi salah satu bentuk dukungan dalam meningkatkan kesiapan dan kompetensi guru di berbagai daerah.
Kepercayaan yang diberikan kepada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Unidayan ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di wilayah Sulawesi Tenggara. Selain itu, keterlibatan ini juga memperkuat peran Unidayan dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui pengembangan kompetensi dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan program tersebut, Unidayan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri para guru sekolah dasar dalam mengajarkan Bahasa Inggris, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar di Sulawesi Tenggara.