"Peserta KKN-P Unidayan Diberi Resep Sukses "

"Peserta KKN-P Unidayan Diberi Resep Sukses "

Berita
2018-02-13

Panitia KKN-P Angkatan XXXVI Tahun 2018 Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan pembekalan KKN-P selama 3 hari dari tanggal 12 – 14 Februari 2018 di Baruga La Ode Malim Kampus Palagimata.  Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Unidayan, Ir. H. LM. Sjamsul Qamar, MT, Senin (12/2).

Dr. La Ode Abdul Munafi, M.Si merupakan salah satu narasumber dengan materi yang dibawakan tentang “Pendekatan Sosial dan Kepemimpinan dalam Masyarakat.” Menurut Munafi, tujuan dari materi ini agar para mahasiswa peserta KKN-P dapat memahami teknik pendekatan sosial di masyarakat dan mengetahui tipe kepemimpinan. Sehingga peserta KKN-P dapat dengan mudah beradaptasi dan diterima oleh masyarakat di lokasi penempatannya.

“Jika pendekatan yang saudara-saudara (peserta KKN-P, red) lakukan kurang tepat, maka bukan tidak mungkin mereka akan kurang simpatik akan kehadiran saudara,” ungkap Munafi.

Lanjut, menurut Dr. Munafi, penerimaan yang baik masyarakat setempat merupakan suatu hal yang sangat esensial dalam ber KKN-P karena akan berkorelasi langsung dengan kesuksesan program kerja yang akan dilakukan. Tambahnya, pada poin itu diperlukan titik temu atau sinergisitas antara mahasiswa peserta KKN-P dengan masyarakat.

Setidaknya ada 6 Poin Resep Praktis dalam Pendekatan Sosial menurut Munafi, diataranya:

 

1. Kenali dan hormati sistem nilai dalam masyarakat setempat

Mengenali dan menghormati nilai dalam masyarakat yang baru dikunjungi merupakan modal untuk bisa diterima. Sebaliknya, jika hal tersebut diabaikan maka bisa berdampak pada ketersinggungan dan penolakan.

 

2.Dekati dan bangun komunikasi yang produktif dengan pemimpin dan warga

Pendekatan dengan cara yang tepat akan melahirkan penerimaan ataupun simpatik warga, baik secara personal maupun kelompok. Misalnya saja dalam membangun komunikasi menerapkan cara 3 S (Senyum – Salam – Sapa). Jadi selain memperhatikan kualitas dari isi pembicaraan, tatakrama juga harus diperhatikan. Dan tentunya hal-hal lain juga yang menyesuaikan.

 

3.  Jaga netralitas dalam konflik

Menjaga netralitas itu penting bagi pendatang baru di suatu daerah yang kebetulan ada konflik. Hal tersebut dapat menghindarkan seseorang atau kelompok dari permasalahan yang bisa terjadi.

 

4. Kedepankan sifat-sifat terpuji (AKHLAK & BUDAYA) dalam interaksi sosial

Sikap yang santun merupakan modal utama bagi seseorang atau kelompok yang merupakan pendatang baru di suatu daerah. Hal tersebut dapat menstimulus perasaan empati masyarakat terhadapnya.

 

5. Bangun komunikasi dan koordinasi internal menjadi satu tim KKN-P yang kompak dan cerdas

Dalam ber KKN-P terdapat program kerja yang akan dilaksanakan. Program kerja tersebut merupakan hasil dari kesepakatan bersama, mulai dari merumuskan, melaksanakan, sampai mengevaluasi program. Keberhasilan atau kesuksesan suatu program kerja sangat dipengaruhi oleh kekompakan dan kecerdasan tim.

 

6.  Jadilah komunikator, fasilitator, motivator, transformator nilai

Peserta KKN-P diharapkan mampu berperan sebagai komunikator, fasilitator, motivator, transformator nilai namun tidak disarankan seperti menggurui.

 

Demikian 6 Poin Resep Praktis dalam Pendekatan Sosial yang disampaikan oleh Dr. La Ode Abdul Munafi pada pembekalan KKN-P Angkatan XXXVI Unidayan yang dirangkum oleh moderator, Dahmar, S.KM., M.Kes.

  

*Admin

Artikel Terkait
  • Peserta KKN-P Unidayan Diberi…

    Panitia KKN-P Angkatan XXXVI Tahun 2018…

  • KKN-P Ke 36 Unidayan, Rektor Himbau…

    Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan),…

  • Seminar Internasional Hadirkan…

    Seminar Internasional Hadirkan Pemateri…

  • Gelar Kuliah Umum, Unidayan Hadirkan…

    Gelar Kuliah Umum, Unidayan Hadirkan Pemateri…

  • YSEALI U-Camp di Gelar, Dosen…

    Jum’at, 8 Desember 2017, sebuah giat nasional…