"BEM FKM Unidayan Gelar Seminar HIV/AIDS"

"BEM FKM Unidayan Gelar Seminar HIV/AIDS"

Berita
2017-12-09

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan seminar HIV/AIDS di Baruga La Ode Malim Kampus Palagimata Unidayan, Sabtu (2/12/2017).

Seminar yang bertemakan "Aku Tahu Aku Peduli HIV/AIDS Ada di Sekitar Kita" ini dihadiri oleh Dekan FKM Unidayan, Irwan Amar, SKM., M.Kes, Wakil Dekan II sekaligus sebagai narasumber, Ni'ma Meilani, SKM., M.Kes, Wakil Dekan III, Dahmar, SKM., M.Kes, Kaprodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Taswin, SKM., M.Kes, para dosen lingkup Unidayan, dan ratusan peserta.

Seminar kesehatan ini merupakan kegiatan kedua yang diselenggrakan oleh BEM FKM yang dinahkodai oleh Jumaidin sejak dilantiknya pada bulan Oktober kemarin, dimana kegiatan pertama yang dilakukan adalah kegiatan donor darah bekerjasama pihak UTD PMI Kabupaten Buton.

Dekan FKM Unidayan, Irwan Amar, SKM., M.Kes saat memberikan sambutan memberikan apresiasi. Menurut Irwan, seminar ini sangat penting karena selain dapat memberikan edukasi tentang HIV/AIDS kepada peserta seminar, juga data update terkait dengan jumlah penderitanya baik Nasional, Propinsi Sulawesi Tenggara maupun kota Baubau.

Seminar kesehatan yang dimoderatori Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Sistem Informasi FKM Unidayan, Dahmar, SKM., M.Kes ini diisi oleh tiga narasumber yang berpengalaman di bidangnya.

Narasumber pertama dari LSM Laha (Program Pendampingan di Komite Penanggulangan AIDS Kota Baubau), M. Arafah. B, SKM., M.Si, mengatakan bahwa jumlah pengidap HIV di Indonesia saat ini sekitar 13.000 orang dan positif AIDS sekitar 3000 orang. Untuk Sulawesi Tenggara sebanyak 987 orang positif dan 150 orang meninggal dunia. Di Kota Baubau dalam kurun waktu sebelas tahun, kasus penderita HIV AIDS meningkat menjadi dua ratus lebih dan sekitar 142 orang telah meninggal.

Ni'ma Meilani, SKM., M.Kes, selaku narasumber ke dua merupakan akademisi dari FKM Unidayan yang berlatar belakang bidang ilmu epidemiologi, menjelaskan lebih jauh tentang Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) mulai dari sejarahnya sampai pada perilaku yang berisiko terinfeksi virus yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya ini.

Menurut Ni'ma, perilaku berisiko tersebut diantaranya, melakukan hubungan seksual dengan gonta ganti pasangan, melakukan hubungan seksual sesama jenis, menggunakan jarum suntik secara bergantian dengan penderita, dan lain-lain.

Narasumber ke tiga, Dr. Andi Asrina, M.Kes, adalah akademisi di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang berlatar belakang sebagai peneliti di bidang ini mengatakan bahwa sebaiknya kita tetap hidup berdampingan dengan penderita HIV/AIDS dengan prinsip hindari penyakitnya tapi jangan jauhi orangnya. Beliau bahkan melarang memunculkan stigma yang dapat menekan psikologis penderita.

Asrina mengharapkan orang-orang disekitar penderita memberikan dukungan secara psikologis. Lanjut menurut Asrina, jumlah pengidap HIV/AIDS yang ada pada hari ini masih ibaratnya fenomena gunung es. Yang nampak dipermukaan kecil sedangkan yang tidak kelihatan lebih besar.

Asrina menjelaskan bahwa jumlah penderita yang terdata hanya bagi mereka yang telah melakukan pemeriksaan sedangkan yang belum pernah periksa otomatis tidak ketahuan.

Fenomena gunung es tersebut diperkuat oleh moderator saat menutup diskusi seminar. Berdasarkan pengalamannya bergelut di bidang laboratorium kesehatan selama kurang lebih 6 tahun, Dahmar mengatakan bahwa sebagian besar pasien melakukan pemeriksaan laboratorium karena atas permintaan dokter. Masih banyak orang memiliki paradigma, takut periksa atau medical check up secara mandiri karena khawatir atau takut stress kalau mengetahui ada gangguan pada kesehatannya.

 

*Admin

Artikel Terkait
  • Kesepakatan Kerjasama James Cook…

    Kesepakatan Kerja Sama antara Universitas…

  • Peserta KKN-P Unidayan Diberi…

    Panitia KKN-P Angkatan XXXVI Tahun 2018…

  • KKN-P Ke 36 Unidayan, Rektor Himbau…

    Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan),…

  • Seminar Internasional Hadirkan…

    Seminar Internasional Hadirkan Pemateri…

  • Gelar Kuliah Umum, Unidayan Hadirkan…

    Gelar Kuliah Umum, Unidayan Hadirkan Pemateri…